Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dirancang untuk meningkatkan nilai limbah anorganik yang selama ini dijual mentah dengan harga rendah. Mengadopsi pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), inisiatif ini memanfaatkan aset fisik berupa paralon bekas dan gelas plastik serta aset sosial Karang Taruna sebagai penggerak utama kegiatan. Kegiatan utama meliputi inventarisasi aset lokal, pelatihan teknis pengolahan limbah, dan pendampingan pemasaran produk bernilai tambah. Pemuda Karang Taruna dilatih membuat rak sandal portabel yang fungsional untuk fasilitas umum desa serta berpotensi menjadi produk ekonomi kreatif. Evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan teknis peserta, pergeseran persepsi masyarakat terhadap nilai limbah, pengurangan pencemaran lingkungan, serta peningkatan kapasitas organisasi sosial di tingkat desa. Selain manfaat lingkungan dan sosial, program membuka peluang pendapatan baru melalui pengembangan produk dan jaringan distribusi lokal. Keberhasilan program menegaskan efektivitas pendekatan berbasis aset dalam membangun ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Rekomendasi meliputi penguatan model bisnis komunitas, dukungan akses pasar, dan replikasi kegiatan di desa lain untuk memperluas dampak ekonomi dan lingkungan.
Copyrights © 2025