Latar Belakang: Persalinan sectio caesarea memunculkan komplikasi seperti infeksi pada luka insisi abdomen. Penyembuhan luka pasca operasi lebih lama dibandingkan persalinan normal serta, karena adanya sayatan atau incise di daerah abdomen maka akan menimbulkan rasa nyeri. Rasa nyeri ini akan sangat mengganggu activity daily living dan juga gangguan mobilisasi. Manajemen nyeri post operasi dapat diatasi dengan dua cara yaitu dengan teknik non farmakologi dan teknik farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat dilakukan adalah terapi guided imagery. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi guided imaginary terhadap penurunan kualitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesare di RSUD Sanjiwani Gianyar. Metedologi: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen dengan desain one group pre-test post-test design. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan porpusive sampling dengan jumlah sampel 40 responden. Data di analisis menggunakan uji hipotesis Wilcoxon rank test. Hasil: nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan: ada pengaruh yang signifikan antara terapi guided imagery terhadap nyeri post operasi sectio caesarea di RSUD Sanjiwani Gianyar.
Copyrights © 2024