Latar belakang: Batuk pilek merupakan penyakit yang sering menyerang pada anak-anak dan balita, apabila tidak segera ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi yang memperberat kondisi anak. Pijat merupakan salah satu pengobatan nonfarmakologis yang berupa terapi sentuh untuk memperlancar peredaran darah dan meningkatkan daya imunitas sehingga tubuh bayi dan balita bisa sehat kembali. Pijat batuk pilek mampu menghilangkan virus atau bakteri yang dapat menyebabkan batuk dan pilek. Anak yang dipijat batuk pilek akan menjadi lebih tenang karena dapat mengeluarkan hormon endorfin. Dengan dipijat, anak menjadi lebih rileks dan tenang serta aliran darah menjadi lancar sehingga asupan nutrisinya menjadi lebih baik. Penelitian ini penting untuk mengetahui efektivitas pijat bayi batuk pilek terhadap lama penyembuhan batuk pilek pada bayi usia 6–59 bulan. Metodologi: Metode analisis data menggunakan uji t-test independen. Sampel yang digunakan sebanyak 32 responden, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 16 responden dan kelompok kontrol sebanyak 16 responden, dengan teknik pengambilan purposive sampling. Kelompok intervensi yang dilakukan adalah pijat batuk pilek setiap hari selama 3 hari dengan durasi pemijatan 20 menit, dan kelompok kontrol dilakukan pijat biasa setiap hari selama 3 hari dengan durasi pemijatan yang sama. Lama penyembuhan batuk dan pilek dievaluasi setiap hari. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara lama penyembuhan batuk pilek pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p-value yaitu 0,043 untuk lama penyembuhan batuk dan 0,029 untuk pilek. Kesimpulan: Pijat batuk pilek sangat efektif dalam proses penyembuhan batuk pilek pada anak usia 6–59 bulan dan disarankan kepada ibu agar mempraktikkan pijat batuk pilek jika anaknya sakit.
Copyrights © 2025