Latar Belakang: Terdapat 7 wilayah provinsi yang masih tinggi kasus stunting diantaranya Kalimantan Barat dan Provinsi Aceh. Program percepatan perbaikan gizi yang diterapkan pemerintah adalah dengan adanya Pemberian Makanan Tambahan Lokal menggunakan bahan pangan setempat atau mudah didapatkan di wilayah setempat dengan harga yang terjangkau. Kabupaten Aceh Tengah dan Kota Pontianak memiliki kesamaan akan keanekaragaman tumbuhan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk membuat makanan yang tinggi gizi untuk tumbuh kembang anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian PMT Lokal terhadap perubahan status gizi balita di Kabupaten Aceh Tengah dan Kota Pontianak.. Metodologi: Metode Quasi Eksperimen dengan desain penelitian pre dan post-test design. Terdapat kelompok kontrol dan perlakuan. Analisis univariat dan analisis bivariat wilxocon. Hasil: Hasil penelitian didapatkan nilai p value 0,000 dan nilai z -3.518b menunjukkan bahwa pemberian PMT lokal memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan status gizi balita usia 24–59 bulan, baik di Kabupaten Aceh Tengah maupun di Kota Pontianak. Kesimpulan: PMT lokal memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan status gizi balita usia 24–59 bulan. Perawatan gizi balita perlu pendekatan holistik, pemantauan intensif, dan edukasi
Copyrights © 2025