Penelitian ini dilakukan untuk menelaah pengaruh variabel akuntabilitas, transparansi, kompetensi aparatur, serta partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Wanadadi. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif dan melibatkan 84 responden yang terdiri dari perangkat desa serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada delapan desa. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas serta partisipasi masyarakat terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan Dana Desa. Berbeda dengan itu, transparansi dan kompetensi aparatur tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Nilai R-square sebesar 0,349 mengindikasikan bahwa model hanya mampu menjelaskan 34,9% variasi efektivitas pengelolaan Dana Desa, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan pertanggungjawaban publik dan pelibatan masyarakat sebagai strategi penguatan tata kelola Dana Desa. Adapun variabel transparansi dan kompetensi aparatur perlu memperoleh dukungan fasilitas serta peningkatan kapasitas teknis agar pengaruhnya terhadap pengelolaan Dana Desa dapat lebih optimal.
Copyrights © 2026