Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sedang mengalami transisi digital, dan salah satu komponennya adalah adopsi solusi akuntansi digital untuk pengelolaan data keuangan yang tepat dan efisien. Namun, tidak semua UMKM tertarik untuk mengimplementasikan sistem ini. Studi ini bertujuan untuk menilai faktor-faktor yang memengaruhi minat UMKM di Kota Palangka Raya dalam menggunakan perangkat lunak akuntansi digital. Hal ini dilakukan dengan menggabungkan Teori Perilaku Terencana (TPB) dengan Model Penerimaan Teknologi (TAM). Strategi penelitian kuantitatif meliputi pemilihan acak 100 UMKM. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin, dan temuan dianalisis menggunakan perangkat lunak WarpPLS 8 dengan memanfaatkan pemodelan persamaan struktural kuadrat terkecil parsial, atau SEM-PLS. Sikap, persepsi kegunaan, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku merupakan penentu signifikan dari keinginan untuk menggunakan perangkat lunak akuntansi digital, menurut hasil penelitian. Namun, persepsi kemudahan penggunaan memiliki sedikit pengaruh terhadap niat untuk menggunakan. Hasil ini menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan, dukungan sosial, dan kepercayaan pengguna memiliki dampak yang lebih besar pada keputusan UMKM untuk menerapkan teknologi akuntansi dibandingkan fitur teknis atau kemudahan penggunaan. Studi ini memajukan literasi digital, yang mendorong penggunaan teknologi dalam manajemen keuangan, dan penciptaan sistem informasi akuntansi digital yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan UMKM.
Copyrights © 2026