Penelitian ini bermaksud guna menganalisis pengaruh lifestyle, self-control maupun Fear of Missing Out (FoMO) terhadap financial behavior pada mahasiswa Generasi Z di era cashless society. Studi mempergunakan pendekatan kuantitatif metode deskriptif. Teknik purposive sampling dipergunakan untuk memperoleh 155 responden mahasiswa Generasi Z dari berbagai universitas di Kota Semarang. Data dihimpun mempergunakan kuesioner daring berskala Likert 1–5 dan dianalisis mempergunakan SEM-PLS melalui SmartPLS versi 4.1.1. Hasil studi memperlihatkan bahwasannya lifestyle berdampak negatif dan signifikan pada financial behavior, self-control berdampak positif maupun signifikan, sedangkan FoMO berdampak negatif dan signifikan pada perilaku keuangan. Hal ini mengindikasikan bahwasannya gaya hidup konsumtif dan rasa takut tertinggal menurunkan kualitas pengelolaan keuangan, sedangkan pengendalian diri memperbaikinya. Penelitian ini mengintegrasikan tiga faktor utama, yaitu lifestyle, self control, dan FoMO, dalam satu model untuk menjelaskan perilaku keuangan Generasi Z di era cashless society. Pendekatan SEM-PLS digunakan secara simultan untuk memberikan kontribusi empiris baru terhadap literatur perilaku keuangan generasi muda di Indonesia.
Copyrights © 2026