Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial terhadap potensi kecurangan laporan keuangan serta menganalisis apakah ESG Disclosure Score mampu memoderasi hubungan tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu serta meningkatnya peran ESG sebagai mekanisme tata kelola eksternal dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report, sustainability report, serta skor ESG Disclosure yang dikeluarkan oleh Bloomberg pada perusahaan yang terdaftar di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam pada periode 2015–2023. Sampel penelitian diperoleh melalui metode purposive sampling dan menghasilkan 55 perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, serta uji moderasi dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Selain itu, ESG Disclosure Score terbukti mampu memperkuat pengaruh negatif tersebut, sehingga berperan sebagai variabel moderasi.
Copyrights © 2026