Nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap kinerja perusahaan melalui harga saham. Nilai perusahaan yang tinggi menggambarkan kesejahteraan pemegang saham dan meningkatkan kepercayaan pasar. Nilai perusahaan yang baik mampu mendorong minat investor untuk berinvestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menguji faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah diversifikasi pendapatan, struktur modal, dan pengungkapan manajemen risiko perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021 sampai 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 43 perusahaan dan jumlah data yang digunakan sebanyak 172 data. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program atau software Stata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal ini berarti semakin baik struktur modal, maka semakin tinggi nilai perusahaan. Sedangkan diversifikasi pendapatan dan pengungkapan manajemen risiko perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya peningkatan nilai perusahaan dalam sektor perbankan lebih dipengaruhi oleh struktur modal dibandingkan diversifikasi pendapatan dan perluasan risiko manajemen perusahaan.
Copyrights © 2026