Pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta keberadaan komite audit yang efektif semakin dipandang sebagai mekanisme penting dalam meningkatkan kinerja keuangan dan akuntabilitas perusahaan, khususnya di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan ESG dan komite audit terhadap kinerja keuangan perusahaan serta menilai apakah pengalaman kerja komite audit memoderasi hubungan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data panel dari 84 perusahaan di negara-negara berkembang di Asia Tenggara selama periode 2015–2023. Analisis regresi berganda digunakan dengan bantuan STATA untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG dan komite audit berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan pengalaman kerja komite audit berpengaruh positif dan signifikan. Namun demikian, pengalaman kerja komite audit tidak memoderasi hubungan antara pengungkapan ESG, komite audit, dan kinerja keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengalaman kerja anggota komite audit merupakan hal yang penting untuk memperbaiki kinerja keuangan perusahaan serta berkontribusi pada literatur tata kelola perusahaan melalui penyediaan bukti empiris dari negara-negara berkembang di Asia Tenggara.
Copyrights © 2026