Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa elemen dari risiko keuangan, yakni risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko operasional, serta Capital Adequacy Ratio (CAR), dengan menggunakan variabel kontrol berupa pertumbuhan PDB, inflasi, dan ukuran perusahaan terhadap Return on Equity (ROE) sebagai indikator kinerja industri perbankan. Sampel penelitian ini dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria perbankan konvensional yang terdiri dari 43 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya risiko kredit yang berpengaruh negatif signifikan. Risiko operasional, CAR, dan ukuran bank berpengaruh positif signifikan secara parsial. Namun, hasil uji simultan memperlihatkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap model. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi pengelolaan risiko, efisiensi, permodalan yang kuat, dan skala aset yang lebih besar membantu memperkuat kinerja keuangan bank secara keseluruhan.
Copyrights © 2026