Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan pembangunan ekonomi yang masih dihadapi Indonesia, termasuk di Pulau Sumatera yang memiliki perbedaan karakteristik ekonomi dan kualitas sumber daya manusia antarprovinsi. Kondisi ini mendorong perlunya kajian empiris terkait faktor-faktor yang memengaruhi ketimpangan pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh PDRB per kapita, tingkat pengangguran terbuka, dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap ketimpangan pendapatan daerah di provinsi Sumatera tahun 2018-2024 dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian menggunakan data sekunder tahunan dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis regresi dengan data panel menggunakan Random Effect Model. Secara parsial, hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB per kapita berpengaruh positif dan tidak signifikan, tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif dan tidak signifikan, sementara Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan daerah. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan, yang menunjukkan pentingnya pengelolaan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sesusai dengan prinsip ekonomi Islam.
Copyrights © 2026