Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, skeptisme profesional, dan independensi auditor terhadap kemampuan mendeteksi fraud dalam laporan keuangan, dengan pengalaman auditor sebagai variabel moderasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi. Penelitian ini menggunakan data primer menggunakan kuesioner. Metode penumpulan sampel secara digital pada September 205 dengan metode convenience dan snowball. Sampel terkumpul sebanyak 201 responden, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi auditor, skeptisme professional, dan independensi auditor berpengaruh positif signifikan terhadap kemampuan deteksi fraud. Pengalaman auditor terbukti memoderasi hubungan antara kompetensi dan deteksi fraud, namun tidak signifikan memoderasi hubungan skeptisme profesional dan independensi terhadap deteksi fraud. Model penelitian memiliki daya prediksi kuat dengan R²=0,652. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam mengembangkan program pelatihan berkelanjutan, penugasan rotasi lintas industri, dan penguatan mekanisme independensi auditor untuk meningkatkan efektivitas deteksi fraud.
Copyrights © 2026