Perkembangan pesat investor pasar modal Indonesia mencapai 14,8 juta Single Investor Identification (SID) pada 2024 didorong Gen Z dan milenial berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun partisipasi mahasiswa masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan investasi, hambatan modal awal, serta pengaruh influencer media sosial yang inkonsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan investasi (X1), modal minimal (X2), dan peran influencer (X3) terhadap minat investasi (Y) mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2023 berdasarkan Theory of Planned Behavior (TPB). Pendekatan kuantitatif digunakan dengan sampel 80 responden yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi mahasiswa aktif yang telah mendapat materi investasi dan aktif di media sosial, instrumen skala Likert 1-5, serta analisis data melalui SPSS mencakup uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), regresi linier berganda, uji t parsial, uji F simultan, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan pengetahuan investasi berpengaruh positif signifikan, modal minimal berpengaruh positif signifikan terkuat, sementara peran influencer tidak signifikan secara parsial, meskipun ketiganya berpengaruh simultan dengan Adjusted R-square 47,3%, menyiratkan keterbatasan modal bukan penghalang utama jika didukung pengetahuan dan aksesibilitas.
Copyrights © 2026