Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), literasi keuangan, dan penggunaan E-Wallet terhadap perilaku keuangan mahasiswa Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Metode analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO dan penggunaan e-wallet berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa, sedangkan literasi keuangan tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan sebesar 57,3% variasi perilaku keuangan mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor psikologis dan kemudahan teknologi transaksi digital memiliki peran yang lebih dominan dalam membentuk perilaku keuangan mahasiswa dibandingkan pengetahuan keuangan semata. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi institusi pendidikan dan mahasiswa dalam meningkatkan pengelolaan keuangan yang lebih bijak di era digital.
Copyrights © 2026