Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi, likuiditas, dan solvabilitas terhadap kinerja keuangan pada bank komersial selama periode 2020–2024. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan yang diukur menggunakan return on asset (ROA) dengan variabel independen meliputi investasi, likuiditas, solvabilitas, debt to assets ratio (DAR), debt to equity ratio (DER) dan equity to assets ratio (EAR). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari 2020 – 2024. Jumlah sampel penelitian sebanyak 43 bank dengan total 215 data yang sesuai kriteria. Analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis yaitu analisis data panel dengan menggunakan software e-views 12. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari seluruh independen, variabel solvabilitas dan debt to assets ratio (DAR) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan likuiditas, dan debt to equity ratio (DER) berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara itu investasi dan equity to assets ratio (EAR) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Bank perlu menjaga keseimbangan antara modal sendiri dan modal pinjaman, serta mengoptimalkan pemanfaatan ekuitas dan utang ke dalam kegiatan bank yang produktif. Pengelolaan rasio-rasio keuangan tersebut secara efektif akan memperkuat ketahanan keuangan bank dan meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi fluktuasi ekonomi maupun tekanan pasar secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026