PDRB atas dasar harga konstan merupakan indikator utama dalam mengukur kinerja ekonomi daerah. Pertumbuhan PDRB di Indonesia masih melambat dan timpang antarprovinsi meskipun pembiayaan syariah meningkat, serta dipengaruhi oleh tingkat pengangguran yang relatif tinggi. Penelitian ini menganalisis pengaruh pembiayaan investasi syariah, pembiayaan konsumsi syariah, dan tingkat pengangguran terhadap PDRB di 33 provinsi periode 2019–2024 menggunakan regresi data panel Fixed Effect Model. Hasil menunjukkan bahwa pembiayaan investasi syariah berpengaruh positif namun tidak signifikan, pembiayaan konsumsi syariah berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan dengan nilai R-squared sebesar 0,990433 atau mampu menjelaskan 99,04% variasi PDRB.
Copyrights © 2026