Perkembangan teknologi finansial mendorong meningkatnya penggunaan pinjaman online di berbagai lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa. Kemudahan akses dan proses yang cepat menjadikan pinjaman online sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan keuangan, namun berpotensi menimbulkan risiko keuangan apabila tidak diimbangi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, religiusitas, dan karakteristik sosiodemografi terhadap penggunaan pinjaman online. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa Universitas Terbuka UPBJJ-UT Malang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap penggunaan pinjaman online, sedangkan religiusitas dan karakteristik sosiodemografi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat pemahaman, sikap, dan perilaku keuangan individu memiliki peran utama dalam menentukan keputusan penggunaan pinjaman online. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan menjadi solusi strategis untuk mendorong perilaku keuangan yang lebih bijak dan mengurangi risiko penggunaan pinjaman online yang tidak bertanggung jawab, khususnya di kalangan mahasiswa
Copyrights © 2026