Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dewan Komisaris Independen, Capital Adequacy Ratio, Islamic Social Reporting terhadap kinerja keuangan bank umum syariah di Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, populasi yang diambil Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan periode 2019-2024, dengan data sekunder 61 data dari 12 bank syariah di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, Capital Adequacy Ratio terbukti berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, sedangkan Islamic Social Reporting terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan dengan kontribusi penjelasan model 60,2%. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa bank umum syariah perlu memperkuat permodalan yang efisien serta meningkatkan kualitas pelaporan sosial syariah guna membangun kepercayaan dan meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan
Copyrights © 2026