Latar Belakang: Mutu pelayanan rumah sakit merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kepuasan pasien dan keberhasilan pelayanan kesehatan. Rumah sakit dituntut memberikan pelayanan yang tidak hanya tepat secara teknis, tetapi juga responsif, empatik, dan mampu memberi jaminan kepada pasien selama menjalani perawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mutu pelayanan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Barru tahun 2025 berdasarkan dimensi kehandalan, jaminan, empati, dan ketanggapan.[1] Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Penelitian dilaksanakan di RSUD Barru pada tanggal 15 Juli sampai 28 Juli 2025 dengan jumlah responden sebanyak 120 pasien rawat inap. Data dikumpulkan melalui pengukuran persepsi pasien terhadap mutu pelayanan pada empat dimensi utama. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehandalan pelayanan dinilai cukup oleh 93 responden (77,5%), jaminan dinilai cukup oleh 87 responden (72,5%), empati dinilai cukup oleh 91 responden (75,8%), dan ketanggapan dinilai cukup oleh 88 responden (73,3%). Secara umum, mutu pelayanan pada unit rawat inap RSUD Barru dinilai cukup oleh 95 responden (79,2%), sedangkan 25 responden (20,8%) menilai mutu pelayanan masih kurang. Kesimpulan: Mutu pelayanan pada pasien rawat inap di RSUD Barru secara umum berada pada kategori cukup, namun masih perlu peningkatan pada aspek kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, keramahan petugas, dan konsistensi perhatian kepada pasien. Hasil ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pasien
Copyrights © 2026