Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang sering dialami oleh lanjut usia (lansia) akibat penurunan daya tahan tubuh yang dapat berakhir dengan kematian. Salah satu cara untuk menjaga kestabilan tekanan darah adalah dengan menjalankan diet rendah garam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk apakah ada hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia dengan hipertensi di RS Sinar Kasih Toraja Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah responden sebanyak 51 orang dengan menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara yang mencakup variabel dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan dan kepatuhan diet rendah garam. Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden patuh menjalankan diet rendah garam sebanyak 31 orang (60,8%) dan sebanyak 20 orang (39,2%) kurang patuh. Mayoritas responden mendapat dukungan baik dari keluarga sebanyak 34 orang (66,7%) dan sebanyak 17 orang (33,3%) kurang mendapat dukungan dari keluarga. Sebanyak 45 orang (88,2%) mendapat dukungan baik dari tenaga kesehatan dan sebanyak 6 orang (11,8%) kurang mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. Hasil analisis bivariat (p=0,000) menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah garam dan (p=0,668) menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia di RS Sinar Kasih Toraja. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah garam dan tidak ada hubungan yang signifikan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia di RS Sinar Kasih Toraja tahun 2026. Diharapkan para keluarga lansia untuk selalu memberikan dukungan kepada lansia terutama dalam menjalankan pengobatan atau diet yang sedang mereka jalankan sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh para tenaga kesehatan.
Copyrights © 2026