Berangkat dari keprihatiannya atas kecenderungan filsafat Barat yang berpusat pada subjek, sekaligus biang-keladi atas pelbagai kebiadaban dunia modern, Levinas menerobos gagasan pendahulunya, yakni Edmund Husserl dan Martin Heidegger. Bertolak dari fenomenologi Husserl dan ontologi Heidegger, Levinas menemukan bahwa filsafat subjek bukanlah dasar metafisika, melainkan bila dikuak lebih mendalam, filsafat subjek inti dasarnya adalah the Other. Karenanya, the Other bagi Levinas merupakan dasar metafisika, bukan pada filsafat subjek. Karenanya, Levinas menyimpulkan bahwa, dasar filsafat bukanlah terletak pada metafisika, melainkan metafisika justru bertolak dari etika, sebagai the Other yang memungkinkannya. Kata Kunci: Fenomenologi, Metafisika, Etika, The Other, Wajah, Tanggung Jawab, Ontologi, Interioritas, Eksterioritas
Copyrights © 2016