Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Vol. 13 No. 1 (2026): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan

Kearifan Lokal Sebagai Sistem Ketahanan Ekonomi Berbasis Hutan Berkelanjutan: Studi Kasus Masyarakat Adat Suku Baduy

Fachrul Gunawan (a:1:{s:5:"en_US"
s:25:"Universitas Sebelas Maret"
})



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Kearifan lokal merupakan karaterisitik masyarakat di suatu daerah yang harus dijaga sebagai identitas sekaligus sebagai filter bagi berbagai aspek kebudayaan luar yang tidak sesuai. Penelitian ini mengkaji ketahanan ekonomi masyarakat adat suku Baduy berbasis hutan secara keberlanjutan dengan kearifan lokal. Modernisasi saat ini menjadikan budaya kearifan lokal hampir tidak dijalankan dengan baik khususnya pada pengelolaan sumber daya alam. Pada penelitian ini menjelaskan, dengan kearifan lokal praktik pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjuta dapat mempertahankan perekonomian masyarakat adat suku Baduy yang masih mempertahankan adat istiadat dari nenek moyang mereka. Metode: Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan beberpa masyarakat adat suku Baduy di Banten. Analisis data menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Temuan: Partisipasi masyarakat sangat berpengaruh dalam menjaga ekosistem alam. Masyarakat adat suku Baduy memiliki aturan dan budaya yang telah ada sejak zaman leluhur mereka yang dipercaya menjadi pedoman kehidupan hingga cara mereka memperlakukan alam dengan baik, hingga saat ini masih secara konsisten dijalankan dan dilestarikan. Dari aturan tersebut membuat keseimbangan ekologi, ekonomi dan sosial ditengan gempuran globalisasi dan moderenisasi. Kearifan lokal yang diterapkan juga membuktikan bahwa mereka mampu mempertahankan lingkungan secara berkelanjutan dengan perekonomian yang sederhana dan sosial yang baik. Perlawanan mereka terhadap modernisasi dan industrialisasi bukanlah penolakan terhadap kemajuan, melainkan upaya sadar untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan alam sesuai dengan nilai-nilai tradisional. Kesimpulan: Kearifan lokal masyarakat adat suku Baduy merepresentasikan suatu sistem sosial-ekologis yang terintegrasi, yang mana nilai-nilai budaya, spiritual, dan ekonomi saling menopang dalam membentuk keharmonisan antara manusia dan alam hingga menciptakan ketahanan ekonomi berbasis hutan yang berkelanjutan. Kebaharuan artikel: selain menambah referensi pembaca, secara pembahasan tidak hanya membahas praktik kearifan lokal saja, tetapi juga sistem perekonomian tradisional yang dijalankan oleh masyarakat adat suku Baduy yang mampu dipertahankan hingga saat ini dan juga menopang perekonomian masyarakat lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

daun

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

The publication of Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 7 ...