Padi merupakan komoditas unggulan nasional karena konsumsi utama penduduk Indonesia adalah beras. Varietas unggul padi di Indonesia sudah banyak berkembang dengan produktivitas tinggi, namun penggunaan sistem penanaman belum efektif digunakan oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan sistem tanam padi terhadap pertumbuhan dan hasil varietas Mekongga. Penelitian dilaksanakan di sawah Desa Tawengan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri atas lima perlakuan sistem tanam, yaitu jajar legowo 2:1, jajar legowo 3:1, jajar legowo 4:1, Hazton, dan System of Rice Intensification (SRI). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan total, serta produktivitas padi. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan sistem tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil padi varietas Mekongga. Sistem tanam jajar legowo 4:1 menunjukkan pertumbuhan terbaik yang ditunjukkan oleh tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan total , dan produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem tanam lainnya. Produktivitas padi varietas Mekongga dengan sistem tanam jajar legowo adalah 8,47 ton ha-1 GKP (gabah kering produksi). Dengan demikian, sistem tanam jajar legowo 4:1 dapat direkomendasikan sebagai sistem tanam yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi varietas Mekongga.
Copyrights © 2026