Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan dan tuntutan keterampilan masa depan. Namun demikian, akses terhadap literasi AI masih belum merata, khususnya di lingkungan pesantren yang berada di wilayah marjinal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kecerdasan buatan bagi santri Sekolah Alam Pondok Tahfidz Tunas Mulia, Bantargebang, Bekasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung penggunaan aplikasi AI, serta proyek mini berbasis nilai-nilai Islami. Peserta kegiatan mayoritas berasal dari keluarga dhuafa, termasuk anak-anak pemulung di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Bantargebang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman santri terhadap konsep dasar AI, kemampuan berpikir kritis digital, serta kesadaran etis dalam penggunaan teknologi. Program ini membuktikan bahwa literasi AI dapat diintegrasikan secara efektif dalam pendidikan pesantren dan berkontribusi pada pemberdayaan digital yang inklusif.
Copyrights © 2026