Masa nifas merupakan periode transisi yang rentan terhadap gangguan psikologis, salah satunya kecemasan. Kecemasan pada ibu nifas dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, tingkat pengetahuan, dan keterpaparan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada ibu nifas di TPMB Fitri Handayani Kota Padang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di TPMB Fitri Handayani Kota Padang pada Januari–April 2026 dengan jumlah sampel 45 ibu nifas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik responden, tingkat pengetahuan, keterpaparan media sosial, dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar responden berada pada usia tidak berisiko (64,4%), memiliki tingkat pengetahuan baik (57,8%), serta memiliki keterpaparan media sosial rendah (55,6%). Sebanyak 53,3% ibu nifas tidak mengalami kecemasan. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara usia dengan tingkat kecemasan (p=0,046) dan hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan (p=0,022). Sementara itu, keterpaparan media sosial tidak berhubungan dengan tingkat kecemasan (p=0,508). Usia dan tingkat pengetahuan berhubungan dengan tingkat kecemasan pada ibu nifas, sedangkan keterpaparan media sosial tidak berhubungan secara signifikan. Diperlukan peningkatan edukasi dan pendampingan psikologis bagi ibu nifas untuk menurunkan risiko kecemasan pascapersalinan.
Copyrights © 2026