Osteoporosis merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui latihan kekuatan otot. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai hal ini masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kekuatan otot terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan osteoporosis di Labuhan Badas. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 20 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 28,10 dan posttest sebesar 28,70. Uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,615 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Latihan kekuatan otot memberikan peningkatan nilai pengetahuan dan perilaku, namun belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Diperlukan intervensi yang lebih lama dan berkelanjutan untuk memperoleh hasil yang optimal.
Copyrights © 2026