Penelitian ini dilakukan di Desa Patumbak Kampung Kecamatan Patumbak. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil dari penelitian menunjukkan faktor internal dan eksternal strategi pengembangan usaha tani ternak lele melalui pemasaran digital di PT. Mahesa Dwidaya Pertiga yaitu kekuatan Penawaran yang menarik, pelayanan kepada konsumen, teknologi pemesanan digital, harga terjangkau, pelanggan tetap, kualitas lele baik, alat transportasi cukup. Kelemahan yaitu pemasaran terbatas, kurang teknologi informasi, alat transportasi terbatas, pengelolaan belum optimal, kualitas tidak stabil, pengemasan kurang menarik, belum ada label merek. Peluang yaitu daya tarik lele ke konsumen, teknologi digital pemesanan, ternak lele dikenal di masyarakat, merek sendiri, pelanggan tetap, promosi ke daerah lain, inovasi ternak lele. Ancaman yaitu persaingan ternak lele, kemasan biasa, merek dagang produk orang lain, ketahanan lele rendah, tidak memenuhi permintaan pelanggan, penurunan pembelian secara ekonomi, stabilitas harga berbeda. Berdasarkan analisis SWOT strategi yang dilakukan menggunakan strategi SO (Strenghts- opportunity) yaitu memanfaatkan pengalaman dalam produksi lele dan infrastruktur digital dan kolaborasi dengan pihak eksternal.
Copyrights © 2025