Latar Belakang: Osteoartritis merupakan penyakit degeneratif pada sendi yang menyebabkan morbiditas, terbatasnya aktivitas fisik, dan kecacatan fisik sehingga penderita osteoartritis mengalami penurunan kualitas hidup. Terapi farmakologis dan terapi kombinasi farmakologis dan fisioterapi merupakan pilihan dalam terapi osteoartritis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas terapi antara pasien osteoartritis lutut yang mendapatkan terapi farmakologis dan terapi kombinasi farmakologis dan fisioterapi di Rumah Sakit Siti Khodijah Sidoarjo. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif observasional analitik dengan metode pengambilan data secara cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan melihat rekam medis dan mewawancarai pasien dengan kuisioner KOOS (Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score). Pasien yang diwawancarai merupakan pasien osteoartritis lutut derajat sedang. Uji statistik Mann Whitney U digunakan untuk melihat perbandingan efektivitas terapi antara terapi farmakologis dan terapi kombinasi farmakologis dan fisioterapi. Hasil: Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok terapi yang ditunjukkan melalui uji Mann Whitney U dengan nilai p = 0,175 (p > 0,005). Efektivitas terapi farmakologis saja setara dengan efektivitas terapi kombinasi farmakologis dan fisioterapi pada pasien osteoartritis lutut derajat sedang di Rumah Sakit Siti Khodijah Sidoarjo. Kesimpulan: Keefektifitasan terapi farmakologis dan terapi kombinasi farmakologis dan fisioterapi memiliki hasil yang sebanding. Oleh karena itu, penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan klinis pada pasien osteoartritis lutut derajat sedang.
Copyrights © 2026