Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, khususnya di Pulau Madura. Namun pendapatan UMKM masih dipengaruhi oleh berbagai faktor produksi yang menentukan keberlangsungan dan perkembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama usaha, tenaga kerja, waktu kerja, dan biaya produksi terhadap pendapatan UMKM sektor kuliner di Pulau Madura. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan metode Lemeshow. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi pendapatan UMKM sebesar 72,1% (R² = 0,721), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara simultan variabel tenaga kerja, waktu kerja, dan biaya produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM. Secara parsial, tenaga kerja, waktu kerja, dan biaya produksi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM. Sebaliknya, lama usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM sektor kuliner di Pulau Madura. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kerja, optimalisasi waktu kerja, dan pengelolaan biaya produksi yang efektif dapat menjadi strategi untuk meningkatkan pendapatan UMKM sektor kuliner.Kata Kunci: UMKM sektor kuliner, pendapatan UMKM, tenaga kerja, waktu kerja, biaya produksi.
Copyrights © 2026