Agroindustri tahu merupakan salah satu usaha pengolahan hasil pertanian yang berperan penting dalam meningkatkan nilai ekonomi kedelai melalui proses pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, dan nilai tambah agroindustri tahu di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan secara sensus terhadap empat pengusaha tahu aktif. Data dianalisis menggunakan analisis biaya-penerimaan-keuntungan dan metode Hayami untuk menghitung nilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh usaha agroindustri tahu memperoleh keuntungan, dengan keuntungan tertinggi diperoleh Ahmad Fauzan sebesar Rp24.435.000 per bulan dan terendah Isma’il sebesar Rp845.000 per bulan. Nilai tambah tertinggi diperoleh Isma’il sebesar Rp79.800,15/kg dengan rasio nilai tambah 81%, sedangkan terendah pada Ferry Setyawan sebesar Rp2.035,52/kg dengan rasio 15%. Hasil ini menunjukkan bahwa efisiensi penggunaan input, skala produksi, dan kapasitas pengolahan berpengaruh terhadap besarnya nilai tambah. Disimpulkan bahwa agroindustri tahu di Desa Parerejo layak secara ekonomi dan memiliki potensi pengembangan melalui peningkatan efisiensi produksi serta optimalisasi penggunaan faktor produksi.
Copyrights © 2026