Peningkatan kebutuhan energi listrik yang seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah menuntut sistem tenaga listrik memiliki tingkat keandalan yang tinggi. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada sistem tenaga listrik adalah kondisi beban lebih (overload) pada transformator daya, khususnya saat terjadi pelimpahan beban akibat gangguan atau manuver jaringan. Kondisi overload yang dibiarkan dapat menyebabkan kenaikan suhu berlebih, mempercepat degradasi isolasi, serta berpotensi menimbulkan pemadaman luas. Oleh karena itu, diperlukan suatu skema pengamanan berupa overload shedding untuk menjaga kontinuitas dan keandalan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skenario overload shedding pada saat pelimpahan beban di Gardu Induk 150 kV Cilawu. Analisis dilakukan untuk mengetahui kondisi transformator daya pada keadaan normal, kondisi saat terjadi gangguan, serta proses pelepasan beban berlebih secara manual berdasarkan skema pemilihan beban. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, pengumpulan data sistem gardu induk, pemodelan jaringan, serta simulasi pembebanan dan pelepasan beban menggunakan perangkat lunak ETAP 19.0.1 dan MATLAB berbasis script. Analisis difokuskan pada kondisi pembebanan statis tanpa membahas pengaruh transien dan kestabilan dinamis sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan skema overload shedding mampu menurunkan pembebanan transformator daya hingga berada dalam batas aman, sehingga mencegah terjadinya trip transformator dan pemadaman yang lebih luas. Selain itu, pemilihan beban yang tepat dalam proses pelepasan beban berperan penting dalam menjaga suplai listrik pada beban prioritas. Dengan demikian, skema overload shedding dapat dijadikan sebagai salah satu strategi operasional untuk meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik pada Gardu Induk 150 kV Cilawu.
Copyrights © 2026