UMKM makanan di Kabupaten Garut memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya kapasitas pemasaran digital, pengelolaan usaha yang belum optimal, dan keterbatasan pengambilan keputusan strategis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM makanan melalui penerapan metode Kepner-Tregoe Problem Solving and Decision Analysis dalam mengidentifikasi masalah dan menentukan solusi prioritas usaha. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi terhadap 25 pelaku UMKM makanan di Kabupaten Garut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai analisis masalah dan pengambilan keputusan sebesar 82% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, pelaku UMKM mampu menyusun prioritas strategi pengembangan usaha berbasis analisis risiko dan peluang secara sistematis. Pendekatan Kepner-Tregoe terbukti efektif dalam membantu UMKM meningkatkan kemampuan manajerial dan perencanaan bisnis secara lebih terstruktur sehingga berpotensi meningkatkan daya saing usaha di era digital.
Copyrights © 2026