Kurangnya media edukatif interaktif menyebabkan rendahnya pemahaman anak usia dini tentang profesi kesehatan dan bentuk sediaan obat. Program Apoteker Cilik (APOCIL) bertujuan mengenalkan profesi apoteker dan bentuk sediaan obat di TK SiJempol, Tarakan, guna meningkatkan literasi kesehatan sejak dini. Metode yang digunakan adalah interactive storytelling untuk membangun pemahaman konseptual, diikuti aktivitas motorik halus berupa pembuatan dummy obat menggunakan playdough dan simulasi pembuatan puyer. Melalui pendekatan learning by doing, siswa diajak meremas dan membentuk playdough menjadi tablet dan kapsul serta membuat sediaan puyer/serbuk untuk memperkuat ingatan visual-kinestetik. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan antusiasme dan kemampuan siswa dalam membedakan bentuk fisik sediaan obat, sekaligus menghilangkan stigma takut terhadap obat. Pendekatan edutainment ini terbukti efektif menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Simpulan kegiatan menunjukkan bahwa integrasi narasi dan aktivitas manipulatif fisik efektif menanamkan kesadaran kesehatan dasar. Program ini direkomendasikan sebagai model edukasi profesi kesehatan yang adaptif dan inovatif untuk jenjang PAUD.
Copyrights © 2026