Desa Sidetapa merupakan desa Bali Aga yang memiliki potensi agrowisata, pertanian, peternakan, dan kerajinan bambu berbasis kearifan lokal. Namun, pengelolaan potensi tersebut masih dilakukan secara tradisional sehingga belum optimal meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna, pengembangan pertanian terpadu berbasis zero waste, serta penguatan pemasaran digital dan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) melalui tahapan penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan kelembagaan. Program meliputi instalasi smart farming berbasis IoT, pembangunan kandang ternak koloni, pengadaan mesin produksi kerajinan bambu, revitalisasi outlet pemasaran, dan pelatihan kewirausahaan digital. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat sebesar 69,74% berdasarkan pre-test dan post-test. Keberlanjutan program dievaluasi melalui monitoring pemanfaatan teknologi, perkembangan usaha, pemasaran produk, dan penguatan kelembagaan desa secara berkala.
Copyrights © 2026