Talent scouting atlet disabilitas sangat kompleks karena memerlukan prosedur terstandar berdasarkan kondisi fisik dan klasifikasi individu. Namun, kenyataannya mitra masih kesulitan mendeteksi potensi atlet akibat keterbatasan instrumen pemanduan bakat yang baku serta tingginya variasi jenis dan derajat disabilitas di lapangan. Oleh karena itu, pelatih olahraga disabilitas di Kota Tegal dituntut memiliki pemahaman teknis yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan 9 pelatih olahraga disabilitas di Kota Tegal dalam melaksanakan tes talent scouting atlet disabilitas. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi luring, dengan instrumen pre-test dan post-test (10 soal pilihan ganda) yang mencakup komponen antropometri, koordinasi/persepsi kinestetik, biomotor, serta kapasitas aerobik. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan analisis N-Gain Score. Hasilnya menunjukkan rerata N-Gain sebesar 76,48% (kategori efektif), dengan standar deviasi 20,82, nilai minimum 40%, dan maksimum 100%. Kesimpulan: Kegiatan ini terbukti secara signifikan meningkatkan kompetensi teknis pelatih dalam memahami dan melaksanakan prosedur tes talent scouting atlet disabilitas.
Copyrights © 2026