Pengelolaan limbah padat medis merupakan komponen penting dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan. Meskipun regulasi telah tersedia, implementasinya di fasilitas kesehatan Indonesia masih menunjukkan variasi dan kesenjangan yang signifikan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengelolaan limbah padat medis di berbagai rumah sakit di Indonesia berdasarkan bukti ilmiah terkini. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap sepuluh studi yang membahas pengelolaan limbah medis padat di berbagai rumah sakit di Indonesia periode 2020-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar rumah sakit memiliki kebijakan pengelolaan, standar operasional prosedur (SOP), sistem pemilahan, dan mekanisme dokumentasi yang memadai. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan dalam pelaksanaannya, terutama dalam hal pemilahan, pengangkutan internal, kapasitas penyimpanan sementara, dan efeketivitas pengolahan, termasuk insinerator yang kurang optimal dan pencampuran limbah infeksius dengan limbah non-medis. Selain itu, peningkatan volume limbah yang terjadi selama pandemi meningkatkan tantangan yang dihadapi oleh manajemen rumah sakit. Ketersediaan fasilitas, pengetahuan dan sikap petugas, pelatihan, dan efektivitas monitoring merupakan faktor yang sangat penting. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsep keberlanjutan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah di rumah sakit dengan menggunakan strategi reduce, reuse, recycle dan teknologi ramah lingkungan. Pengelolaan limbah medis padat di Indonesia masih menghadapi kesenjangan implementasi yang memerlukan pendekatan komprehensif melalui penguatan kapasitas SDM, peningkatan infrastruktur, implementasi supervisi efektif, dan eksplorasi teknologi inovatif menuju konsep green hospital berkelanjutan.
Copyrights © 2026