Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan literasi berbicara anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan mendongeng di Kelompok Bermain Nur Insani, Desa Cikalong. Masalah yang ditemukan adalah anak mengalami kesulitan dalam aspek fonologi, keterbatasan kosakata, struktur kalimat yang belum runtut, serta kelancaran berbicara yang rendah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus terhadap 14 anak (8 perempuan dan 6 laki-laki). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles & Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek literasi berbicara setelah kegiatan mendongeng diterapkan. Anak mampu melafalkan bunyi dengan lebih jelas, menggunakan kosakata yang lebih kaya, menyusun kalimat lebih lengkap, serta berbicara lebih lancar dan percaya diri. Dengan demikian, kegiatan mendongeng efektif sebagai strategi pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan literasi berbicara anak usia dini.
Copyrights © 2026