Tingkat kesempurnaan pelayanan pegawai yang diberikan sesuai dengan standar yang berlaku menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat kepuasan pengunjung. Beberapa faktor yang menyebabkan buruknya kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas Abeli kota Kendari, yaitu terbatasnya sumber daya manusia, kompetensi tenaga kesehatan, fasilitas dan peralatan medis yang memadai sehingga menghambat proses diagnosis dan pengobatan pengunjung secara efektif. Hal tesebut menjadi perhatian terhadap kepuasan masyarakat sebagai pengunjung di puskesmas tersebut untuk menerima palayanan kesehatan yang mereka butuhkan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh kualitas pelayanan pegawai dengan kepuasan pengunjung pada sistem pelayanan kesehatan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Abeli di Kota Kendari sebagai tempat studi penelitian ini dilakukan. Jenis penelitian kuantitatif bermotif desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Sampel sebanyak 72 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan skala likert. Metode pengolahan data mengunakan model analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih cukup besar nilai yang ditunjukan responden terhadap kualitas pelayanan yaitu sebesar 79,2% dalam hal ini masih dalam kategori baik dan tingkat kepuasan pengunjung dengan nilai presentase sebesar 59,7% yaitu berada pada kategori cukup puas. Berdasarkan hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti bahwa terdapat dampak yang signifikan antara kualitas pelayanan pegawai dengan kepuasan pengunjung pada pelayanan kesehatan tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas pelayanan pegawai yang diberikan, maka semakin tinggi tingkat kepuasan pengunjung. Hasil ini merekomendasikan agar pihak puskesmas terus meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia organisasi serta mempertahankan empati dalam memberikan pelayanan terbaik dimasa mendatang.
Copyrights © 2026