Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha ternak sapi potong milik Salman Alamri di Kecamatan Bintauna. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan indikator kelayakan finansial yaitu Benefit Cost Ratio (BCR), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Return on Investment (ROI), dan Break Even Point (BEP). Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan nilai BCR sebesar 1,01 (>1), NPV sebesar Rp71.629.251 (>0), IRR sebesar 13,04% yang lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga Bank BRI yang berlaku, serta ROI sebesar 29,48%. Nilai BEP menunjukkan bahwa usaha mencapai titik impas pada tingkat pendapatan sebesar Rp434.703.625 atau setara dengan 23,31 ekor ternak. Dengan demikian, usaha ternak sapi potong milik Salman Alamri di Kecamatan Bintauna dinyatakan layak secara finansial untuk dikembangkan. Kata kunci: Kelayakan finansial, Ternak sapi potong, Pengembangan usaha
Copyrights © 2026