Industri minyak dan gas bumi (migas) memegang peranan strategis dalam perekonomian nasional dan pembangunan daerah, namun di sisi lain juga memiliki risiko signifikan yang perlu dikelola. Artikel ini membahas pentingnya literasi migas sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam memahami potensi dan risiko tersebut. Literasi migas didefinisikan sebagai kemampuan masyarakat untuk memahami, mengakses, dan menggunakan informasi terkait industri migas, mulai dari proses eksplorasi dan produksi hingga dampak lingkungan dan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Tujuan utamanya adalah memberdayakan masyarakat agar dapat memahami manfaat dan risiko , membangun dukungan publik yang terinformasi , serta meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya seperti kecelakaan fisik dan paparan bahan kimia. Analisis menunjukkan bahwa pemahaman publik sering kali terfokus pada risiko seperti "ledakan dan kebocoran gas". Oleh karena itu, edukasi yang komprehensif diperlukan untuk menciptakan ruang dialog yang konstruktif antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku industri. Pada akhirnya, peningkatan literasi migas diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang berpengetahuan, sadar akan risiko, dan mampu mendukung keberlanjutan industri migas secara aktif dan kritis.
Copyrights © 2026