Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional Services
Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL PERIKANAN KAMASAN

Efektivitas Ekstrak Daun Waru (Hibiscus tiliaceus L) terhadap Daya Hambat Bakteri Aeromonas Salmonicida secara In Vitro: Effectiveness of Sea Hibiscus (Hibiscus tiliaceus L.) Leaf Extract against Aeromonas salmonicida under In Vitro Conditions

Mutaham (Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia)
Maria Agustin (Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia)
Didik Budiyanto (Program Studi Budidaya Perairan, Fakultasnya Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

Penyakit bakterial pada budidaya ikan umumnya masih dikendalikan menggunakan antibiotik, meskipun penggunaannya berpotensi menimbulkan resistensi bakteri, residu pada produk perikanan, dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ekstrak daun waru (Hibiscus tiliaceus L.) dalam menghambat pertumbuhan Aeromonas salmonicida secara in vitro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dosis ekstrak (10, 30, 50, dan 70 ppt), masing-masing enam ulangan, serta didahului oleh pengujian Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi agar sumuran, sedangkan data dianalisis dengan analisis ragam yang dilanjutkan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil pengujian MIC menunjukkan bahwa konsentrasi 100 ppt menghasilkan media bening, sedangkan pengujian MBC pada konsentrasi yang sama tidak menunjukkan pertumbuhan koloni bakteri. Diameter zona hambat meningkat seiring peningkatan dosis ekstrak, yaitu 6,98 ± 0,15 mm (10 ppt), 10,35 ± 0,48 mm (30 ppt), 11,25 ± 0,30 mm (50 ppt), dan 12,70 ± 0,40 mm (70 ppt). Analisis ragam menunjukkan perbedaan yang nyata antarperlakuan (P < 0,05), dengan hubungan dosis dan diameter zona hambat mengikuti persamaan Y = 6,12 + 0,09X (R² = 0,96). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun waru efektif menghambat pertumbuhan A. salmonicida, dengan dosis 70 ppt memberikan aktivitas antibakteri tertinggi pada uji difusi, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber antibakteri alami untuk mendukung pengendalian penyakit bakterial pada budidaya ikan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpk

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Perikanan Kamasan diterbitkan untuk mempromosikan tinjauan kritis dari berbagai isu ivestigasi yang menarik dibidang perikanan antara peneliti, akademisi,mahasiswa, dan masyarakat umum, sebagai media komunikasi penyebaran dan pemanfaatn kegiatan ilmiah yang lebih luas. Bidang kajian ...