Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pengelolaan keuangan individu, khususnya pada Generasi Z sebagai digital native yang memiliki akses luas terhadap layanan keuangan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi, urgensi, serta peluang dan tantangan penerapan manajemen keuangan pada Generasi Z di era digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka, yang dianalisis melalui analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemudahan akses terhadap financial technology seperti e-wallet, mobile banking, dan aplikasi investasi memberikan efisiensi dan meningkatkan inklusi keuangan. Namun, kemajuan tersebut tidak selalu diimbangi dengan tingkat literasi keuangan yang memadai, sehingga memunculkan perilaku konsumtif, pengeluaran impulsif, serta rendahnya perencanaan keuangan jangka panjang. Selain itu, faktor gaya hidup digital, pengaruh media sosial, dan pendapatan yang fluktuatif turut memperkuat kompleksitas pengelolaan keuangan Generasi Z. Di sisi lain, manajemen keuangan yang baik menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan finansial dan kesiapan menghadapi ketidakpastian ekonomi. Peluang besar dari digitalisasi dapat dioptimalkan melalui peningkatan literasi keuangan, pengendalian diri, serta pemanfaatan teknologi secara bijak. Dengan demikian, integrasi antara pengetahuan keuangan, perilaku disiplin, dan penggunaan teknologi yang strategis menjadi kunci dalam membentuk manajemen keuangan yang sehat dan berkelanjutan pada Generasi Z di era digital.
Copyrights © 2026