Transformasi digital telah mempercepat adopsi transaksi nontunai (cashless), khususnya di kalangan mahasiswa Muslim. Namun, penerapan gaya hidup cashless tidak hanya dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan individu dalam memanfaatkan teknologi digital, mengendalikan diri, serta mengakses layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, pengendalian diri (self-control), dan layanan perbankan syariah terhadap gaya hidup cashless pada mahasiswa Muslim di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital, pengendalian diri, dan layanan perbankan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap gaya hidup cashless mahasiswa Muslim. Di antara ketiga variabel tersebut, layanan perbankan syariah memberikan pengaruh paling kuat, diikuti oleh pengendalian diri dan literasi digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa adopsi gaya hidup cashless tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis dan dukungan kelembagaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan Islamic Behavioral Finance dengan menunjukkan bahwa perilaku transaksi nontunai terbentuk melalui interaksi antara dimensi kognitif, psikologis, dan kelembagaan dalam ekosistem ekonomi digital. Dari sisi praktis, hasil penelitian ini memberikan masukan bagi perbankan syariah untuk meningkatkan kualitas layanan digital, bagi perguruan tinggi untuk memperkuat literasi digital dan pendidikan keuangan syariah, serta bagi para pembuat kebijakan untuk mendorong terciptanya ekosistem pembayaran digital yang inklusif, aman, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Muslim.
Copyrights © 2026