Perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia telah mendorong peningkatan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji pengaruh persepsi mahasiswa terhadap keputusan penggunaan QRIS pada mahasiswa dengan latar belakang pendidikan syariah masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi mahasiswa terhadap keputusan penggunaan QRIS pada mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 37 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Hal ini dibuktikan oleh nilai thitung sebesar 4,597 yang lebih besar daripada ttabel sebesar 2,030 (4,597 > 2,030) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,376 menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa mampu menjelaskan 37,6% variasi keputusan penggunaan QRIS, sedangkan 62,4% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi mahasiswa, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur mengenai adopsi QRIS dengan memberikan bukti empiris dari perspektif mahasiswa Perbankan Syariah serta memperkuat pemahaman mengenai peran persepsi dalam mendorong inklusi keuangan digital berbasis syariah.
Copyrights © 2026