Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius peserta didik di tengah tantangan perkembangan teknologi, media sosial, dan perubahan lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai PAI, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter religius siswa kelas XI di MA NU Safinatul Huda Karimunjawa Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru Akidah Akhlak, Fikih, Al-Qur’an Hadis, SKI, Ke-NU-an, serta siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai PAI dilaksanakan melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, praktik keagamaan, dan kegiatan religius madrasah. Faktor pendukung meliputi peran guru, dukungan orang tua, program keagamaan sekolah, dan pembiasaan religius. Faktor penghambat meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan, rendahnya kontrol orang tua, serta karakteristik peserta didik yang beragam. Dampak internalisasi nilai PAI terlihat pada meningkatnya kedisiplinan ibadah, sikap hormat kepada guru, sopan santun, tanggung jawab, dan kesadaran menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci: internalisasi, nilai-nilai pai, karakter religius, peserta didik, madrasah.
Copyrights © 2026