Sampah plastik, khususnya jenis kemasan sachet sekali pakai, merupakan permasalahan lingkungan utama yang belum tertangani secara optimal di masyarakat. Kurangnya keterampilan daur ulang menyebabkan sampah ini hanya menumpuk di tempat pembuangan akhir. Hal tersebut merupakan plastik kecil contoh bagaimana plastik digunakan dalam kehidupan sehari-hari manusia, kebiasaan yang menimbulkan tingginya jumlah sampah plastik dikarenakan plastik tersebut hanya bersifat sekali pakai kemudian dibuang. Berdasarkan permasalahan ini penulis melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan mensosialisasikan plastik minim sampah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan/kampanye plastik minim sampah (zero waste) serta pelatihan bagi para remaja, siswa-siswi SMA/SMK Negeri di Tangerang Selatan tentang kreasi ulang sampah plastik kemasan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan (ceramah), diskusi interaktif, dan pelatihan praktik pembuatan isian bantal dari cacahan plastik. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi polusi lingkungan sekaligus menumbuhkan potensi ekonomi kreatif bagi para remaja. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa dari 30 peserta, lebih dari 80% peserta memahami materi pengelolaan sampah. Seluruh peserta menyatakan kepuasan terhadap materi edukasi dan motivasi yang diberikan. Selain itu, sebesar 96,67% peserta mengharapkan keberlanjutan program untuk memperkuat komitmen implementasi gaya hidup minim sampah
Copyrights © 2026