Kemiskinan tetap menjadi perhatian utama di Indonesia, terutama di berbagai provinsi yang ditandai dengan kondisi ekonomi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pembangunan ekonomi, tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat kemiskinan di 34 provinsi di Indonesia selama periode 2018 hingga 2022. Dataset yang digunakan dalam analisis ini adalah data panel seimbang yang terdiri dari total 170 pengamatan. Teknik estimasi yang dipilih untuk penelitian ini adalah Model Efek Tetap, dipandu oleh hasil yang diperoleh dari Tes Chow dan Tes Hausman. Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa semua variabel independen secara kolektif memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap tingkat kemiskinan. Secara terpisah, peningkatan jumlah penduduk dan Indeks Pembangunan Manusia menunjukkan efek negatif yang signifikan, sedangkan tingkat pengangguran terbuka mengungkapkan efek positif yang signifikan pada tingkat kemiskinan. Sebaliknya, pembangunan ekonomi tidak memanifestasikan pengaruh yang signifikan ketika dinilai secara independen. Temuan ini menggarisbawahi perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mengelola tingkat pengangguran secara efektif sebagai komponen penting dalam strategi yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia.
Copyrights © 2026