Latar Belakang: Ansietas pada lansia merupakan masalah kesehatan mental yang sering tidak teridentifikasi dan berdampak terhadap penurunan kualitas hidup, gangguan tidur, penurunan fungsi sosial, peningkatan risiko penyakit kronis, serta meningkatnya penggunaan obat ansiolitik. Terapi farmakologis tersedia dengan penggunaan pada lansia berisiko menimbulkan efek samping dan ketergantungan sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, mudah diterapkan, terapi tertawa menjadi alternatif yang layak untuk meningkatkan kesehatan mental lansia. Penelitin ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi tertawa untuk mengurangi ansietas pada lansia.Metode: Desain penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan tipe one group pre-post test design dengan teknik pengambilan sampling dengan cara nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian 46 responden yang sesuai kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan kuesioner HARS. Uji statistic yang digunakan Wilcoxon Singned Rank Test.Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan terapi sebesar 70% responden memiliki tingkat kecemasan sedang dan setelah diberikan terapi responden yang mengalami kecemasan sedang berkurang menjadi 13%. Berdasarkan hasil analisis uji statistik Wilcoxon Singned Rank Test didapatkan nilai P-Value 0,000 < 0,05.
Copyrights © 2026