Latar Belakang: Kesalahan komunikasi merupakan penyebab utama insiden keselamatan pasien dan menyumbang 60–70% kematian akibat kegagalan layanan kesehatan. Komunikasi yang efektif memainkan peran penting dalam membangun dan meningkatkan kepercayaan pasien terhadap penyedia layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pasien tentang komunikasi efektif oleh penyedia layanan kesehatan di Puskesmas Kedungmundu.Metode: Penelitian yaitu observasional deskriptif dengan rancangan cross- sectional. Sampel terdiri dari 264 pasien Poli Gigi Puskesmas Kedungmundu, Kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Communication Assessment Tool (CAT) kemudian dikonversi menurut Bloom’s cut-off point terdiri dari 3 kategori yaitu baik, cukup, dan kurang, teknik pengambilan sampel berupa accidental sampling.Hasil: Sebanyak 78,4% pasien poli gigi tentang komunikasi efektif menggunakan instrumen CAT dengan persepsi baik, sebanyak 21,6% pasien poli gigi tentang komunikasi efektif dengan persepsi cukup.Kesimpulan: Persepsi pasien tentang komunikasi efektif tenaga kesehatan di Poli Gigi Puskesmas Kedungmundu berdasarkan instrumen CAT sebagian besar berada dalam kategori baik sebesar 78,4%, komunikasi dibangun dengan baik mengimplikasikan unsur yakni keterbukaan, empati, kesetaraan, sikap mendukung, sikap positif dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2026